Jumat, 20 Januari 2012

puisi romantis

Engga Perlu Istiqarah

mungkin ini terdengar naif
juga boleh kalau dibilang angkuh
atau sombong
hmmm mungkin justru engkau iri padaku

ini seperti lautan mati..
yang meneggelamkan seseorang
karana semua garamnya sudah aku tenggak
sudah aku hisap

banyak wanita disana dan cantik juga
mungkin kau bilang ” siapa tau? “
itu yang kadang membuatku sedikit malas
tapi sejenak senyum kembali hadir


rasa yang tak ku mengerti


senyum manis terurai dari bibirmu yang indah
tatap matamu pancarkan pesona cinta yang menggoda
liuk tubuhmu rayu aku tuk coba dekati dirimu
merdu suaramu debarkan jantung di dadaku

cantik adalah rangkian dari semua tentangmu
baik adalah cermin dari sikap dan tingkah laku mu
semakin aku memperhatikan dirimu
semakin aku yakin kau lah sempurna

dari hati tersirat naluri dan hasrat ingin memiliki
tapi jiwa tak mampu berkata tuk ungkap semua
jangankan tuk menggoda berkata pun bibir ini tak bisa
kau membuatku terkesima saat kau ada disisiku

aku hanya bisa pandangi wajah cantikmu
bahkan ku tak bernyali tuk tanyakan siapa namamu
entah berapa banyak kesempatan yang ku sia-siakan
entah apa yang ku pikirkan, sebodoh itukah aku???

banyak gadis yang sering ku temui di dalam hidupku
tapi hanya kau yang bisa buatku jadi begini
hanya kau yang bisa buat aku tak berkutik saat kau tatap mata ini
seluruh tubuhku melunglai saat kau sapa aku dengan manja suaramu

semakin ku hindari, rasa ini semakin aku tak mengerti
aku hanya bisa rasakan rindu saat kau jauh dariku
tapi saat kau ada aku tak bisa berbuat apa-apa
dan sampai saat ini aku tak mengerti tentang rasa ini


Rajutan Kasih

Seuntai kasih antara dua jiwa
Yang tak pernah bisa
Tersirat makna dan tujuanya

Setiap rajutan kasih
Tak pernah sempurna
Akankah setiap jiwa
Mendapatkan kasih yang di inginkannya

lakumu menyandungkan lagu untuk jemari
jemari yang pernah sentuh pipi kiri ini
lewat dan gunakan tiga pertanyaan ini
cintamu, hatimu, rasamu bulatkah kepadaku?

akan selalu kihibur kau dari merdu suaraku disini.
sampai aku nanti mengering
sampai aku nanti mengakar
mati karena cintamu yang suci.

Mutiara itu bernama SAHABAT :)


tidak ada seorangpun yg paling beruntung d dunia ini,
melainkan ia yg memiliki sahabat

dan aq brsyukur karena tlah trmasuk dlm golongan orang-orang bruntung itu
karena aq pnya klyan sahabat2ku
karena klyan ada untukku yg tengah terluka
untukku yg tengah memikul berat beban
untuk menghapus air mata yg berduka

membantuku berdiri dari keterpurukan dan menyediakan sayapmu untuk terbang bersama
klyan sahabat2ku seolah tengah membantuku mengangkat beban yg tramat berat meski hanya dengan senyum, tepukan d punggung atau menyediakan telingamu untuk tempatku membuang sampah mulut ini

trimakasih untk smua sahabat2ku
kalian adalah kekayaanku yg sbenarnya :*



Tidak ada komentar:

Posting Komentar